Filed Under: Politik, dpt, gaji, tunjangan

Muhammad Nur Hayid - detikcom *Jakarta* - Inilah  daftar tunjangan yang diterima anggota DPR per bulan. Data ini dikeluarkan oleh  bagian anggaran tertanggal 22 februari 2005.
Fasilitas  anggota DPR RI, 2004-2009:
A. Gaji pokok dan tunjangan
  1. Rp 4.200.000/bulan
  2. tunjangan
  a. Jabatan Rp  9.700.000/ bulan
  b. Uang paket Rp 2000.000/bulan
  c. Beras Rp  30.090/jiwa/bulan
  d. Keluarga:
  […]

Filed Under: Politik, pemilu, KPU, PTUN, Mahkamah Agung, Pengadilan
oleh Ari Juliano Gema

Saya mulai kuatir dengan penyelenggaraan Pemilu 2009. Tanpa perlawanan berarti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk melaksanakan keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta No. 104G/2008/PTUNJKT pada tanggal 13 Agustus 2008 yang memerintahkan KPU menetapkan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), Partai Sarikat Indonesia (PSI), Partai Merdeka (PM) dan Partai Buruh (PB), sebagai partai politik peserta pemilu 2009 (Kompas, 18/08/08).

Sabtu, 16 Agustus 2008, KPU menetapkan nomor urut 4 partai susulan tersebut, yaitu nomor urut 41 - 44, berturut-turut untuk PM, PPNUI, PSI dan PB. Penyusunan nomor urut tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan penyusunan nomor urut partai politik peserta pemilu yang telah dilakukan sebelumnya oleh KPU, yaitu nomor urut partai politik nasional 1 – 34 dan nomor urut 35 – 40 untuk partai politik lokal Aceh.

Menjadi Preseden Buruk

Terus terang, keputusan KPU untuk langsung melaksanakan keputusan PTUN itu, tanpa terlebih dahulu meminta pemeriksaan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara itu, sangat saya sesali. Sedikitnya ada tiga alasan yang melatari sikap saya tersebut, yaitu, pertama¸ sikap mengalah KPU tersebut dapat dianggap sebagai sikap lemah KPU dalam menghadapi pihak-pihak yang tidak setuju dengan apa yang telah diputuskan oleh KPU.

Kedua, sikap mengalah KPU dapat dianggap sebagai bukti bahwa KPU mengakui ketidakberesannya dalam menyelenggarakan pemilu. Ketiga, sikap mengalah KPU dapat dianggap sebagai bukti bahwa KPU tidak siap untuk mempertahankan keputusannya sendiri.

Ini jelas dapat menjadi preseden buruk. Ingat, masih ada beberapa keputusan KPU untuk tahapan pemilu berikutnya yang membuka kemungkinan untuk digugat oleh pihak-pihak yang merasa tidak puas. Bayangkan, betapa kacaunya penyelenggaraan pemilu 2009 apabila setiap keputusan KPU nantinya digugat di PTUN tanpa adanya perlawanan yang berarti dari KPU.

Memang, pemeriksaan banding membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Namun, dengan adanya fakta aktual tentang jadwal penyelenggaraan Pemilu 2009 yang sedemikian ketat, KPU dapat meminta kepada Mahkamah Agung (MA) agar dibuat peraturan yang membuat proses pemeriksaan di tingkat pertama, tingkat banding ataupun tingkat kasasi atas perkara yang menyangkut keputusan KPU dapat diprioritaskan dan dipercepat.

Menurut Undang-Undang tentang MA, MA berwenang membuat Peraturan MA (Perma) sebagai pelengkap untuk mengisi kekurangan atau kekosongan hukum yang diperlukan bagi kelancaran jalannya peradilan. Dengan demikian, atas permintaan KPU, seharusnya MA mau membuat Perma yang memprioritaskan dan mempercepat proses pemeriksaan perkara yang menyangkut keputusan KPU, sehingga seluruh proses pemeriksaan tersebut tidak terlalu mengganggu jadwal penyelenggaraan Pemilu 2009.

Menutup Celah

Untuk menghindari kejadian ini terulang kembali pada pemilu mendatang, seharusnya dalam UU Pemilu ditegaskan apakah terhadap keputusan KPU itu dapat diajukan upaya hukum atau sudah bersifat final. Bandingkan dengan ketentuan dalam UU Paten yang mengatur tentang pelaksanaan paten oleh pemerintah. Apabila pemerintah berpendapat bahwa suatu paten di Indonesia sangat penting artinya bagi pertahanan keamanan negara dan kebutuhan sangat mendesak untuk kepentingan masyarakat, pemerintah dapat melaksanakan sendiri paten yang bersangkutan. Menurut UU Paten, keputusan pemerintah untuk melaksanakan paten tersebut bersifat final.

Apabila memang UU Pemilu memberikan peluang dilakukannya upaya hukum terhadap keputusan KPU, maka harus ditentukan mekanisme upaya hukum yang mampu mengakomodir ketatnya jadwal penyelenggaraan pemilu. Bisa ditiru mekanisme yang diatur dalam undang-undang tentang kepailitan. Upaya hukum yang disediakan adalah mengajukan gugatan di Pengadilan Niaga, yang apabila ada pihak yang tidak puas dengan putusan Pengadilan Niaga dapat langsung mengajukan kasasi di MA. Waktu pemeriksaannya pun telah ditentukan dengan pasti. Dengan demikian, proses pemeriksaan menjadi lebih singkat dan terukur.

August 11th, 2008Politisi Jadi Artis !

Filed Under: hobi, Politik, yusril, cheng ho, politikus, artis, politisi

Kalau sebelumnya ramai orang berbual tentang artis kita nak jadi politisi.   Sekarang ini berpusing sudah, pak cik yusril ihza jadi pahlawan cheng ho di laman stasiun berita metro tv.
Mungkin pula pak cik satu ini ada berpikir, kalau main film akan jadi kampanye cuma cuma untuk his career politik.  Ramai orang nak bersusah payah mengeluarkan isi […]

Filed Under: life, Politik, Ek-Biz, pns, bumn

pns non Guru di depdiknas : 200 rb
pns Departemen Agama : 182 rb
pns Depkeu : 72 rb
pemda DKI : 92 rb

bandingkan dengan

PT telkom : 30 rb
Pertamina : 20 rb
PLN : 52 rb
PT POS : 26 rb
Bank Mandiri : 18 rb

Ternyata, pns di departemen agama lebih banyak dibandingkan jumlah pegawai pertamina, telkom, PLN, pos, dan bank […]

Filed Under: Politik, rumah, Keluarga

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
gambar dari sini
 
 
foto dari sini
http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/07/15565489/amin.minta.bonus.barang.bagus
Berikut ini rekaman pembicaraan soal “bonus” yang diminta Amin.
“Kita siapkanlah untuk Bapak,” ujar Azirwan.
“Iya carikanlah,” timpal Al Amin.
“Kalau yang aku kenal bosnya sih bagus,” tutur Azirwan.
“Kayak yang tadi malam itu bagus. Jangan kayak yang baju putih. Ga bagus itu,” pinta Amin.
 
 

foto ketika terjadi penangkapan.  foto dari sini
[…]

Filed Under: Iran, Politik, misil, pembual, photoshop

Ternyata orang Iran tuh suka bluffing juga.  :)  baru baru ini Pemerintah Iran mengedarkan ujicoba militer dengan menembakkan rudal jarak jauh.  dari 4 rudal, yang satu gagal terbang.  Alhasil supaya kelihatan keren, dipakailah rudal hasil photoshop.  lalu hasilnya dikasih ke Reuters.  Lumayan bikin harga minyak dunia tambah naik setelah foto itu beredar.  Ampun mak …. […]

Filed Under: Politik, pemilu, bawaslu, DPRD, suara, pidana, KPU, DPR, partai
oleh Ari Juliano Gema

Hati-hati bercanda soal pemilu. Itu pesan dari sebuah artikel yang saya baca di harian Kompas. Ceritanya, ada seorang warga negara AS yang menawarkan suaranya untuk pemilihan presiden di AS lewat situs lelang eBay. Dia meminta minimal USD 10 (sekitar Rp 92.000,-) sebagai ganti suaranya bagi kandidat presiden AS yang berminat (Kompas, 05/07/08).

Menurut orang itu, perbuatannya hanyalah lelucon belaka. Sayangnya, pengadilan tidak melihat itu sebagai lelucon. Akibatnya, orang itu didakwa dengan penyuapan dan pengumpulan dana dibawah undang-undang negara bagian tahun 1893, yang menjadikan pembelian atau penjualan suara sebuah tindak kriminalitas. Atas perbuatannya tersebut, ia terancam hukuman penjara atau denda hingga USD 10.000 (sekitar Rp 92 juta).

Bagaimana dengan Indonesia? UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD & DPRD (UU Pemilu) mengatur banyak larangan terhadap perbuatan atau tindakan terkait dengan pemilu dari partai politik peserta pemilu, calon anggota DPR/DPRD, calon anggota DPD, KPU, pengawas pemilu, pejabat negara, dan bahkan lembaga survey independen.

Celah UU Pemilu

Dalam UU Pemilu diatur mengenai sanksi bagi pelaksana kampanye yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung atau tidak langsung agar tidak menggunakan haknya untuk memilih, atau memilih peserta pemilu tertentu, atau menggunakan haknya untuk memilih dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah. Ada juga sanksi bagi setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya, atau memilih peserta pemilu tertentu, atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah.

Intinya, sanksi dijatuhkan bagi pihak yang membeli suara dalam pemilu. Bagaimana dengan pihak yang menjual suaranya? UU Pemilu kita tidak mengaturnya dengan tegas.

Saya bisa membayangkan hal yang mungkin terjadi dengan tidak adanya pengaturan dalam UU Pemilu mengenai sanksi untuk orang yang menjual suaranya. Bisa saja penduduk satu desa menawarkan suaranya kepada partai peserta pemilu tertentu dengan imbalan adanya sumbangan dengan jumlah tertentu untuk pembangunan desa tersebut. Akhirnya, pemilu bukan untuk memilih figur wakil rakyat yang berkualitas, namun sebagai ajang pencarian sumbangan.

Menutup Loophole

Namun begitu, KPU, Badan Pengawas Pemilu dan aparat penegak hukum harus kreatif dalam menutup loophole pada UU Pemilu tersebut. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah mengatur sanksi bagi pihak-pihak yang memberi kesempatan, sarana, keterangan atau sengaja menganjurkan pihak lain untuk melakukan tindak pidana.

Meski UU Pemilu tidak mengatur sanksi bagi pihak yang menjual suaranya, namun ketentuan dalam KUHP tersebut dapat digunakan untuk menjerat pihak yang menjual suaranya. Pihak yang menjual suaranya tersebut dapat dianggap menganjurkan pihak lain untuk membeli suaranya. Dengan demikian, pihak yang membeli dan pihak yang menjual suaranya dapat dikenakan sanksi pidana.

July 6th, 2008Surabaya : Mau Ke Mana ?

Filed Under: hobi, Politik, foto, rumah, lokasi, kota tua, ramah, pedestrian, pohon

Sebulan terakhir ini papabonbon mendapat kesempatan puter kayun ke beberapa kota yang dekat di hati papa.  Malang, Surabaya, Bandung, Jakarta.  Malang bersih tapi makin panas, Surabaya ada bagian kota yang baru dan kinclong, namun kota tuanya kumuh, jakarta kota tuanya sudah mulai dirawat, lha bandung yang dulu papabonbon anggap ciamik, kok sekarang nampak crowded dan […]

Filed Under: hobi, Politik, Ek-Biz

Seru baca judulnya.  Yang mempelopori Perda menyusui adalah Klaten.  Sebenarnya bagus sih, buat menangkal masalah gizi buruk.  Di surabaya saja, berita di Tempo menyebutkan ribuan balita meninggal karena gizi buruk lho [baca : 2.239 Bayi di Surabaya Menderita Gizi Buruk].   Sesuatu yang mungkin tidak pernah dipahami oleh feminis semacam Gadis Arivia. 
Di quote laporan tentang Gizi buruk […]

Filed Under: life, Politik

Tokoh yang sangat dikagumi karena berhasil meruntuhkan teori evolusi darwin ini dipenjara.  oleh pemerintah Turki.  Sesuatu yang sangat sulit dipercaya, apalagi mengingat kalau pemerintahan Turki saat ini dipegang oleh “PKS” nya Turki.  Sesama aliran Ikhwanul Muslimin juga, sama dengan yang di Indonesia. 

Apalagi tidak hanya beliau yang dipenjara, namun beberapa rekannya juga ditangkap.  Pengadilan turki menganggap […]

Filed Under: life, Politik

Pemerintah nekad juga yah, karena yang diminta SBY adalah banned terhadap film fitna, ujungnya depkominfo meminta situs youtube, multiply, metacafe, rapidshare untuk “dicekal”.
ISP yang masih mikirin kepuasan pelanggan dan mau jungkir balik seperti kabelvision/first media, bisa tetap mengakses youtobe, tapi yang diblog adalah “mobil”-nya alias source film fitna nya.  [kasian deh yanuar yang jungkir balik […]

Filed Under: life, Politik, anak pabrik, Ek-Biz

Infrastruktur rusak dimana mana. Apalagi setelah hujan yang diikuti banjir selama 6 bulan terakhir.  Salah satu bentuk keprihatinan akan hal itu bisa kita temukan dalam curhatnya bang kombor di sini.  Yang digugat adalah jalan yang rusak arah ke Sukabumi.  Papabonbon kutipkan berikut ini :
Edan. Lepas dari tol Jagorawi, sepanjang jalan dari Ciawi menuju Sukabumi benar-benar tidak […]

April 3rd, 2008Geger Film Fitna

Filed Under: Agama, Politik, Orientalisme, fitna, memri

Fitna disini artinya chaos, strife (perselisihan??), beda dengan arti fitnah yang sudah umum di telinga kita. Saya sendiri bingung kenapa kata serapannya bisa berbeda. Secara umum, apabila sering mengunjungi situs-situs anti islam seperti Memri, JihadWatch atau HotAir, tidak ada yang baru dari film ini, hanya pengulangan saja.
Misalnya cuplikan terjemahan yang salah dari ayat Alquran yang […]

March 28th, 2008Relasi Publik Mossad

Filed Under: Politik, Buku, Film, CIA, mossad, robert baer, stansfield turner

Mantan kepala CIA, Stansfield Turner, pernah mengatakan bahwa Mossad bukanlah badan intelijen yang excellent, tapi bagus dalam hal public relation. Mossad mampu membuat orang untuk berpikir bahwa mereka tahu segalanya dan bisa melakukan semuanya. Dalam kenyataannya, kemampuan organisasi ini mempunyai beberapa keterbatasan. Simak saja dari peristiwa assasination orang Palestina yang salah sasaran, juga kegagalannya untuk […]

March 18th, 2008Tibet yang Terpinggirkan

Filed Under: Politik

Bacaan dus pengenalan papabonbon tentang Tibet dimulai dari tjersil.  bermula dari Sin Tiauw hiap Lu - alias Pendekar Rajawali Sakti karya Chin Yung yang menceritakan tentang pasangan Yo Ko dan Siauw Liong Lie dengan lawannya Kim Lun Hoat Ong, seorang lhama dari Tibet.  Berlanjut pada kisah Anak Pendekar dengan tokohnya Beng Hoa karya Liang I Shen.   Tokoh Lhama […]

March 4th, 2008Hizbut Tahrir dan M16

Filed Under: Politik

papabonbon bertanya tanya kepada siapa saja yang kenal dengan orang hizbut tahrir dan orang MUI.  Mengapa orang hizbut tahrir di komisi dakwah MUI bisa membuat pernyataan yang mendukung umat muslim di Indonesia menyimpan M16 ?  Hizbut tahrir via representasinya di MUI mendukung terorisme secara tidak langsung ?
===
Saksi ahli dari MUI di berita detik . com […]

Filed Under: life, Politik

Dan penduduk Indonesia
menundukkan kepala atas takdirnya Soeharto,
sebagaimana takzimnya
sebagian rakyat Spanyol kepada sang jenderal Franco
dan orang Chile kepada Pinochet.
Kesedihan ini, dulu,
sama dengan kemuraman rakyat Srilanka [Alengka]
sepeninggal Rahwana.
Negerinya habis diporakporandakan
monyet Hanuman dari daratan luas, India.
Salam takzim,
dan tatkala acara berdoa dimulai,
wajah kita pun meringis bersama
* terinspirasi oleh postingan Khairil Azmi TN4 di milis smatn@
[…]

January 25th, 2008Obama dan Edward Said

Filed Under: Politik, Orientalisme, barack obama, edward said, obama

Dari kiri: Michelle Obama, Barack Obama, Edward Said, dan Mariam Said.

*Gambar diambil dari The Electronic Intifada

December 30th, 2007Video Pembunuhan Benazir Bhutto

Filed Under: Politik, Militer, benazir, benazir bhutto, bhutto

Cuplikan dari youtube ini menayangkan detik-detik akhir meninggalnya Benazir Bhutto. Dari situ, kita bisa melihat tersangka pelaku penembakan berikut aksinya yang terekam dalam video.

December 27th, 2007Dosen Unair yg Baru

Filed Under: life, Politik, silaturahim

Pengamatan sekilas saja dari website Unair sendiri di sini.  Yang diterima jadi dosen Unair jurusan Akuntansi namanya Damai Nasution.  Kelahiran Jogja, 21 Juli tahun’76.  Golongannya langsung IIIb, berarti sudah S2/Master.  Sepertinya, kandidat yang diterima ini, tidak ada hubungannya sama sekali dengan polemik yang sempat marak di blog ini beberapa waktu yang lalu.
Any comment ?
baca juga :
http://papabonbon.wordpress.com/2007/08/14/deloitte-touche-sby-akan-pindah-ke-jkt/
http://papabonbon.wordpress.com/2007/08/27/office-politics-di-fe-akuntansi-unair/
http://papabonbon.wordpress.com/2007/09/19/masih-kepikiran-office-politics-di-kampus-dan-deloitte/

[…]

Filed Under: life, Politik

ini tulisan berbahaya, harap yang masih waras tidak ikut ikutan membaca !!! 
Doktrin lama dalam agama saya yang sedang dibangkitkan kembali oleh

November 28th, 2007Rahasia Meede

Filed Under: hobi, Politik, ekonomi

baru selesai baca rahasia meede.  karena banyak perasaan yang tercakup ketika membacanya, papabonbon cuman bisa bilang kalo: “bukunya bagus, broer!”.  hahahha 3x. 

pastinya pada kagak puas yah, kalo cuman dibilang bagus doank!!!!.  bagusnya dimana, geto lho.  pasti jadi pertanyaan kan ?  ya gak…ya gak…  jadi untuk memuaskan kalian, berikut ini alasannya:
alasan subyektif:

ini buku nyeritain tentang […]

Filed Under: life, Politik, ekonomi

dari mas Hendry 
Sekedar sharing…
Pas kemaren di KL, hari 1 conference dah dapet sajian menu “Rendang Bukittinggi”. Istri yang kebetulan pas hamil jadi mulai meradang teringat news akhir-akhir ini yg gencar memberitakan klaim Malay atas banyak produk kebudayaan Indonesia. Salah satu temen Indonesia yg baru kenal di forum dan kebetulan ngambil study di Uni Malaya menjelaskan […]

Filed Under: life, Politik

Dari komen mbak Kucing Kembar di blog mbak dewi.  Kebetulan mbak Dewi protes, dengan kondisi di Aceh, dimana wanita berjilbab pun masih kena tangkapan polisi wilayatul hisbah hanya karena mereka memakai celana jeans.
Mbak Dewi, numpang dua fotonya saya relay di sini yah …

Mbak Kucing numpang komentar: kebetulan saya pernah ngobrol dengan salah satu ulama muda […]

Filed Under: life, Politik, ekonomi

Di saat kita sedang gundah karena banyak karya adiluhung bangsa yang dipatenkan oleh sepupu kita Malaysia, sudahkah kita peduli untuk promosi kebudayaan kita di negeri orang ?
Tanggapan dari mbak Ade Dungga ini sangat menyentuh kita, merefleksikan kalau kita sendiri memang tidak peduli.
Mbak Ade wrote :
saya berimigrasi awal tahun 2006 ke canberra, ACT krn ada a […]

November 12th, 2007Tausiah untuk PKS

Filed Under: life, Politik

Dari mas Eka Kurnia,
Tahu lah…papabonbon ini khan tidak menyukai PKS, maka dari itu dia seneng banget klo ada yang reply postingannya di milist tersebut dari orang2 yang tidak suka PKS dan di copy paste sama dia.
Well, rupanya ada teman teman dunia maya yang tidak setuju jika ada orang yang bicara tentang PKS.  Jadi papabonbon bantu […]

September 4th, 2007[2007-09-04] Artikel Minggu Ini

Filed Under: Politik, Militer, Media

It Will All Fall Down
DC: Is that a theme? That they seem to think that they can control situations and they consistently get out of hand?
SH: Again, it seems like it is, but it’s also very possible that everything that’s happening is also what they want. It could be, basically, the notion of chaos. Kissinger […]

Filed Under: Politik

Masih terkait dengan teori konspirasi 911…
Robert Fisk: Even I question the ‘truth’ about 9/11 
But – here we go. I am increasingly troubled at the inconsistencies in the official narrative of 9/11. It’s not just the obvious non sequiturs: where are the aircraft parts (engines, etc) from the attack on the Pentagon? Why have the officials […]

August 24th, 2007Tentang Bernard Lewis (lagi)

Filed Under: Politik, Orientalisme

Sudah diketahui umum bahwa Bernard Lewis termasuk salah satu panutan kelompok neocon. Dia juga termasuk salah satu penggagas konsep ‘shock and awe‘ waktu Amrik ingin menginvasi Irak tahun 2003 lalu, bersama Fouad Ajami dan Kanan Makiya dengan “sweet and flower“-nya.
Dan sekarang, peranannya sangat dibutuhkan dalam membentuk opini dalam rangka persiapan Amrik menyerang Iran. Untuk itu, […]

Filed Under: Politik, Media

Lebih dari setengah tahun, saya telah mencermati CNN, BBC, dan Al Jazeera. Dari pengamatan ini, ada beberapa hal yang menarik perhatian saya.

CNN cenderung meliput secara lebih mendalam tentang China
BBC meliput lebih mendalam tentang India
Timur Tengah menjadi kawasan yang paling sering diliput
Indonesia jarang diliput oleh BBC dan CNN
Berita dari Al Jazeera lebih beragam (Amerika Latin, Afrika, […]

Filed Under: Politik, Militer

Video tentang manipulasi Gedung Putih yang berkaitan dengan invasi Irak.

Filed Under: Politik, Militer

Postingan ini merupakan terjemahan bebas dari artikel yang saya kutip di artikel minggu ini.
Di mana-mana, rakyat biasa menginginkan agar Amrik keluar dari Irak. Tetapi, dari Israel sampai Al Qaida, mereka mempunyai pendapat yang berbeda. Para pemain ini mengharapkan agar Amrik tetap sibuk di Irak, tentunya dengan alasan mereka masing-masing.
Pertama, faktor Arab Saudi, Mesir, dan Jordania. […]

June 5th, 2007Tentang Amrik dan Iran

Filed Under: Politik

Iran merupakan donatur terbesar yang memberikan bantuan kepada Afghanistan setelah tergulingnya Taliban pada tahun 2001 lalu. Jadi tak perlu heran kalau Hamid Karzai memuji Iran sebagai teman dekat Afghanistan. Yang menarik di sini adalah hubungan Iran-Afghanistan dan Amrik-Afghanistan, dimana Iran mempunyai hubungan yang tidak harmonis dengan Amrik.
Tapi, dari hubungan tak harmonis ini kadang muncul […]

Filed Under: Politik, Militer

Ketika Afghanistan diduduki oleh Sovyet tahun 80-an, pasukan Mujahidin mendapat bantuan senjata dan dana dari intelijen Amrik via Saudi dan Pakistan. Salah satu pejuangnya, Bismullah Khan, kini telah menjadi jenderal di Afghanistan sekarang.
Minggu ini, dia bertemu dengan salah satu mantan pemasoknya dulu, Robert Gates, yang kini menjadi sekretaris pertahanan Amrik.
At the commando facility, Gates was […]

June 5th, 2007Tentang Afghanistan

Filed Under: Politik, Militer

Ribuan tahun yang lalu, perlawanan sengit di daerah Afghanistan menghambat tentara Alexander The Great dalam usahanya melakukan ekspansi daerah kekuasaannya ke timur. Pasukan kolonial juga pernah merasakan pengalaman pahitnya ketika tentara gabungan Inggris-India mengalami kekalahan pada tahun 1842.
Hampir dua puluh tahun yang lalu, Uni Sovyet dipaksa keluar dari Afghanistan walaupun telah mengerahkan lebih dari 160.000 […]

Filed Under: Politik, Orientalisme

Looking at the Middle East, Four Decades after the Six-Day War
Forty years after the Six-Day War, Israel continues to face problems on its borders, from shootouts in Gaza to fighting in Lebanon. Indeed, the Israeli triumph of 1967 has proven to be a false victory.
***
As a result of their higher birth rate, the Palestinians have […]

June 1st, 2007Konspirasi Lagi

Filed Under: Politik

Betulkan intelijen Israel bekerjasama dengan gerakan radikal Palestina dalam peristiwa pembajakan di Uganda tahun 1976?
The Israeli secret service and radical Palestinians may have engineered the hijacking of an Air France plane that flew to Entebbe in Uganda, according to a claim in newly released government documents.

Filed Under: Politik

What Bremer Got Wrong in Iraq
Time and again, he refers to “the formerly ruling Sunnis,” “rank-and-file Sunnis,” “the old Sunni regime,” “responsible Sunnis.” This obsession with sects informed the U.S. approach to Iraq from day one of the occupation, but it was not how Iraqis saw themselves — at least, not until very recently. Iraqis […]

Filed Under: Politik

Presiden SBY telah mengumumkan reshuffle kabinet yang sudah sejak lama diojok-ojokke sama orang banyak. Pengumumannya pukul 15:00 WIB tadi. Menteri baru dan yang diganti ada di sini. Singkat, seperti yang ada di sana:


Meneg Badan Usaha Milik Negara -Sofjan Djalil
Menteri Komunikaksi dan Informatika – Muhammad Noeh
Jaksa Agung – Hendarman Supandji
Menteri Sekrtaris Negara - Hatta Rajasa
Menteri Perhubungan - Jusman Syafii Djamal
Menteri Hukum dan HAM - Andi Mattalata
Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal - Mohammad Lukman Edi (nnf)

Pada April 2007 di blog lain Kang Kombor menulis sesiapa saja yang Kang Kombor pikir pantas untuk diganti oleh Presiden SBY. Dari 5 nama yang Kang Kombor tulis itu, 2 orang diganti dan satu orang direposisi. Dua orang tidak diakomodir sama sekali. Weleh… kayak Pak Presiden baca blog itu saja… Ben wae to, POKOKE™ Kang Kombor dah nulis siapa yang pantas diganti. Eh, … Kang Kombor sudah beli domain POKOKE.com dan sedang melamar ke Google Apps sehingga nanti email Kang Kombor akan pakai kombor [at] POKOKE.com. Biar orang-orang kampung sana pada puwas…. puwaasss…. Hehehe, POKOKE™ itu ngacu ke wadehel atau Kang Kombor sih? GR banget. Wis to POKOKE™ kembali ke lap…

Bagaimana kesesuaian usulan Kang Kombor dengan pengumuman Presiden?

Dua menteri yang diganti:

  • Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaludin
  • Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra

Menteri yang Kang Kombor usulkan diganti tapi hanya direposisi:

  • Menteri Perhubungan, Hatta Radjasa

Menteri yang Kang Kombor minta diganti tapi tetap dipertahankan:

  • Menteri Agama, Maftuh Basyuni
  • Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie

Kang Kombor pada waktu itu tidak menulis mengenai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal karena dalam pandangan Kang Kombor kinerjanya oka-oke saja. Walhasil, pastinya PKB terus mendesak Presiden SBY karena Syafulloh Yusuf sebelumnya adalah representasi PKB di Kabinet dan setelah beliau loncat ke PPP, kursinya harus balik lagi ke PKB. Dengan kata lain, kalau PPP mengatakan akan bersikap kritis kepada pemerintah karena kadernya dicopot dari kabinet, kita bisa ngomong nggak ada kader PPP yang dicopot dari kabinet. Pak Surya Dharma Ali dan Pak Bachtiar Chamsyah kan selamet dari reshuffle kan…

Kembali ke pokok permasalahan, kesesuaian yang Kang Kombor tulis dengan hasil reshuffle mencapai 60%. Curang dikit, Pak Hatta dimasukkan ke poin untuk Kang Kombor. Toh dia diganti juga dari kursi Menteri Perhubungan itu. Ya nggak?

Hehehe… iseng nanya, udah pantas atau belum bagi Kang Kombor untuk jadi pengamat kabinet?

Filed Under: Politik, Orientalisme

Walaupun sudah lebih dari enam bulan mengudara, namun Al Jazeera sampai saat ini belum bisa mengudara secara massal di Amrik. Karena itu agar lebih mudah diakses terutama lewat internet, Al Jazeera membuat channel khusus di situs populer YouTube. Untuk melihatnya, silakan kunjungi http://www.youtube.com/AlJazeeraEnglish.

Filed Under: Politik

The last thing the Middle East’s main players want is US troops to leave Iraq.
Al-Qaida and its affiliates arguably benefit most from the occupation. They established themselves, brought in recruits, sustained operations against the Americans and expanded. The last thing they want is for the Americans to leave and deny them targets and motivation for […]

April 22nd, 2007Konflik Saudara

Filed Under: Politik

Seorang miliser berkata: “Kenapa di Irak malah terjadi perang antar saudara sendiri sih?”
Perang memang selalu akan terjadi sepanjang sejarah manusia, apalagi kalau sudah menyangkut masalah politik dan kekuasaan. Di Irak, perang saudara terjadi karena adanya perebutan kekuasaan antar faksi, yaitu faksi pemerintah (boneka) dan faksi pemberontak.
Faksi pemerintah kebanyakan berasal dari kelompok oposisi sewaktu Saddam berkuasa […]

Filed Under: Politik, Nasional, Pendidikan

To: Yth Presiden Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
PETISI ANAK BANGSA
(TUNTUTAN PEMBUBARAN IPDN)
1. Bubarkan IPDN.
2. Usut tuntas segala bentuk kekerasan di STPDN/IPDN sejak pertama berdiri, tegakkan hukum tanpa basa basi.
3. Stop anggaran khusus dan ikatan dinas bagi siswa IPDN. Siswa yang masih tersisa saat ini diberi kesempatan melanjutkan […]

Filed Under: Agama, Politik

Wafa Sultan: Reformist or opportunist?
As to the claim that her professor (thought to be Yusef Al-Yusef) was gunned down before her eyes in a faculty classroom at the University of Aleppo, Halabi said the incident never took place. “There was a professor who was killed around 1979, that is true, but it was off-campus and […]

Filed Under: Politik, Orientalisme

Akhir-akhir ini saya menjadi penggemar siaran berita televisi. Tiada hari tanpa berita, begitu kira-kira. Media-media mainstream kayak Fox News, CNN, atau BBC, saya tonton semua. Termasuk Al Jazeera English tentunya, yang kini menjadi salah satu channel favorit saya.

Filed Under: Politik, Orientalisme

Call that humiliation?
What’s more, it is clear that the Iranians are not giving their British prisoners any decent physical exercise. The US military make sure that their Iraqi captives enjoy PT. This takes the form of exciting “stress positions”, which the captives are expected to hold for hours on end so as to improve their […]

Filed Under: Politik, Orientalisme

Mulai minggu ini, saya akan posting sebuah/beberapa artikel yang menurut saya bagus untuk dibaca khalayak, terutama yang berkaitan dengan politik luar negeri Amrik. Untuk format posting nantinya akan berupa judul artikel dengan disertai quote dari beberapa paragraf artikel tersebut.


© 2007 Alumni Taruna Nusantara Blogs | iKon Wordpress Theme by TextNData | Powered by Wordpress | rakCha web directory